MATERI 19 / 20
Deployment: dari build lokal ke layanan yang diperiksa
Build yang berhasil menunjukkan kode dapat diproses pada suatu lingkungan. Deployment menambah pertanyaan tentang konfigurasi, aset, data dan cara memulihkan layanan jika hasilnya bermasalah.
Kenali bentuk hasil build
Website statis menghasilkan HTML, CSS dan JavaScript yang dapat dilayani tanpa runtime aplikasi. Backend membutuhkan proses atau layanan yang menjalankan logika server. Halaman checkout dapat tampil di hosting statis, tetapi pembayaran, login dan izin unduh tetap memerlukan layanan yang tepat. Jangan menaruh secret ke variabel yang dibundel untuk browser.
Konfigurasi adalah bagian dari perilaku
Alamat API, domain cookie, callback dan path aset dapat berbeda antara lokal dan produksi. Tuliskan konfigurasi publik serta lokasi konfigurasi privat tanpa menyalin nilainya. Pipeline sebaiknya menjalankan pemeriksaan yang relevan sebelum merilis artefak yang sama. Build baru perlu identitas versi agar bisa ditelusuri.
Periksa setelah rilis dan siapkan pemulihan
Coba halaman penting melalui URL langsung, aset, 404 dan alur yang berhubungan dengan backend. Rilis lama yang dipulihkan mungkin tidak cocok dengan skema database baru, jadi rollback kode perlu mempertimbangkan data. Untuk pekerjaan lokal, catat batas verifikasi dan minta otorisasi publikasi sesuai proses proyek.
Lokal: build → periksa output → preview Pra-rilis: konfigurasi → backup yang relevan → versi artefak Sesudah rilis: URL langsung, aset, API, izin akses, 404 Pemulihan: versi kode + kompatibilitas data + langkah rollback
Giliran kamu.
Buat checklist rilis satu situs statis dengan API terpisah. Bedakan berkas publik, secret server, pemeriksaan setelah rilis dan langkah pemulihan.
- Hosting sesuai jenis artefak
- Secret tidak ada di hasil publik
- Pemeriksaan dan pemulihan tercatat